Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Serba-Serbi Bahasa Indonesia
- Pandawa Kurawa (Kumpulan Cerpen)
- Parts of Speech - Nurlaela dkk
- Bahasa Indonesia - Dr. Iswanto
- Optimalisasi Lahan Usahatani Kakao Berkelanjutan d
- Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Cair
- Tuntutan Kemerdekaan Papua: Analisis Yuridis dalam
- Kimia Pangan Air Karbohidrat dan Lipid / Jenis Air
Logika, Estetika, dan Etika dalam Budaya Sunda
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman budaya yang sangat kaya. Indonesia kaya dengan suku bangsa, etnis, dan juga bahasa. Diantara budaya-budaya yang ada di Indonesia, budaya Sunda termasuk salah satu budaya yang cukup tua di Indonesia. Ketika mendengar kata sunda, pasti yang ada di benak kita adalah Jawa Barat. Sunda dikaitkan dengan letak sebuah geografis, sehingga kata sunda disandingkan dengan wilayah Jawa Barat.
Dalam setiap kehidupan (interaksi sosial kemasyarakatan) terdapat tata nilai yang saling berpengaruh, yaitu etika, logika, dan estetika. Etika menentukan nilai baik atau buruk yang dikuasai oleh agama (moral), logika menetapkan nilai benar atau salah yang ditangani oleh ilmu (pengetahuan), sedangkan estetika berkaitan dengan nilai indah atau jelek yang diberikan oleh seni. Dalam suatu kebudayaan tata nilai tersebut mewujud dalam suatu sistem yang secara bersamaan menyatu dengan gagasan (ide), tindakan (perilaku) dan hasil karya. Dengan demikian karya seni merupakan hasil perwujudan ide dan perilaku seniman dengan ketiga nilai yang melandasinya (Nanang Rizali, 2013:3).
BACA JUGA:
Fungsi dan Manfaat Logika dalam Kehidupan
Dalam hasil penelitian yang berjudul Pandangan Hidup Orang Sunda seperti Tercermin dalam Tradisi Lisan dan Sastra Sunda (1987), Suwarsih Warnaen dkk. menemukan bahwa pandangan hidup orang Sunda pada dasarnya mencakup empat hal sebagai berikut:
- Keberadaan manusia sebagai pribadi: Kepercayaan diri akan kemampuan yang dimilikinya, memiliki prinsip hidup, berpikir dinamis, taat,
- Hubungan manusia dengan masyarakat: “Harmoni, kerukunan, kedamaian, dan ketentraman dalam pandangan orang Sunda tampak menduduki peringkat utama dalah urutan kebutuhan untuk hidup bersama dalam masyarakat. Mengalah demi untuk memenuhi kebutuhan itu merupakan perbuatan terpuji bukan aib dalam pandangan orang Sunda, sepanjang tidak menyinggung nilai anutan atau kebenaran yang dianggapnya paling tinggi: harga diri, kehormatan, keyakinan, dan kata (suara) hati. Keributan sedapat mungkin dihindari, lebih baik menahan diri dengan diam-diam, memendam rasa (pundung) daripada melawan dengan kekasaran atau adu otot, sehingga tampak dari luar seperti tak ada keberanian; perlawanan dengan kekasaran adalah pilihan yang paling akhir. Semua ini melandasi perilaku dan peran sosial orang Sunda dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Hubungan manusia dengan alamnya: (1) Alam sebagai lingkungan hidup dengan flora dan faunanya, yang memberikan manfaat kepada manusia. (2) Alam sebagai lambang perilaku dan kehidupan yang memberikan keteladanan etis dan estetis kepada manusia. (3) Alam sebagai kosmos berikut dunia mitologisnya, dan sebagai dunia metafisis tempat manusia mengadakan ikatan mistis dengan dunia gaibnya.
- Hubungan manusia dengan Tuhan: Orang Sunda memiliki pandangan bahwa kemajuan lahiriah dan batiniah itu sama-sama penting dan kedua aspek tersebut sangat erat hubungannya. Hal-hal yang bersifat lahiriah selalu saja dikemukakan dalam kaitan batiniahnya, sebaliknya hal-hal yang bersifat batiniah dikemukakan dalam tautan yang lahiriah, seperti tersirat dalam ungkapan ngeunah angen ngeunah angeun (hati nikmat gulai lezat). Demikianlah, kelezatan lahiriah dan kenikmatan batiniah sama penting dan saling mendukung (Hawe Setiawan, 2008).
Pada zaman ini, budaya sedang tergerus oleh arus dari budaya asing. Sehingga, budaya lokal pun semakin lama akan semakin hilang. Proses akulturasi budaya antara budaya sunda khususnya dengan budaya asing tidak terjadi secara maksimal. Malahan budaya sunda semakin menghilang, dan budaya asing semakin mengental pada zaman ini. Dilihat dari peristiwa tersebut, akulturasi budaya tidak terjadi atas proses belajar. Akan tetapi, budaya asing masuk kepada budaya kita dengan mengikuti tren. Akibatnya budaya kita khususnya budaya sunda semakin lama akan semakin tergerus oleh budaya asing.
Daftar Pustaka
Rizali, N. 2013. “Seni: Estetika, Logika, dan Etika.” Jurnal Wacana Seni Rupa. Vol.3. No.6.
Setiawan, H. 2008. Etika Sunda. Makalah. Dikutip dari Etika_Sunda.pdf (upi.edu) 20 Juni 2023.
Ade Priangani, Budaya Sunda, Penerbit Manggu.
Logika, Estetika, dan Etika dalam Budaya Sunda
Untuk meningkatkan kualitas dalam berbangsa dan bernegara kita harus menempuh jalur pendidikan terlebih dahulu. Melalui pendidikan, kita akan meraih apa... selengkapnya
Kesehatan mental adalah aspek penting dalam hidup kita yang tidak boleh diabaikan. Kehidupan yang penuh dengan tekanan dan stres, kita... selengkapnya
Perkembangan dari zaman ke zaman semakin maju dan terlihat secara jelas wujudnya. Perkembangan tersebut terlihat jelas dari sisi teknologi dan... selengkapnya
Pendidikan adalah sebuah perjalanan panjang yang membentuk esensi manusia sejak usia dini. Namun, untuk memahami dan merancang pendidikan yang efektif,... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Menyoal tentang Sistem Pendidikan dan Pengajaran Pondok Pesantren, Pondok pesantren bukan bagian dari pendidikan Islam yang terdengar baru.... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen risiko adalah suatu sistem pengelolaan risiko yang dihadapi oleh organisai secara komprehensif untuk tujuan meningkatkan nilai perusahaan.... selengkapnya
Dunia pendidikan terus mengalami perubahan seiring berkembangnya zaman. Metode pembelajaran yang dahulu dianggap efektif kini mulai mengalami penyesuaian agar tetap... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perkawinan beda agama jelas dilarang dalam agama manapun yang berlaku di negara Indonesia. Akan tetapi, mengapa masih banyak... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan tinggi merupakan impian yang diharapkan oleh semua lulusan SMA/SMK sederajat demi mendapatkan cita-cita yang didambakan ketika ia... selengkapnya
Kesiapan karir itu kayak persiapan buat jadi bintang di dunia kerja. Jadi, Kamu udah punya skill dan pengetahuan yang perlu... selengkapnya
Sejak pertama kali diturunkan, al-Qur’an sudah menjadi objek yang menarik perhatian. Susunan kata-katanya indah. Bahkan orang arab jahiliyah yang terbiasa… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Hukum Persaingan Usaha adalah peraturan yang mengatur interaksi dan hubungan antara perusahaan atau pelaku usaha di pasar, di mana tingkah… selengkapnya
Rp 95.000Karya ilmiah adalah hasil karya yang diperoleh dari kegiatan menulis dengan menerapkan konvensi ilmiah. Penulisan karya ilmiah menggunakan logika berpikir… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 75.000Manajemen pelayanan merupakan proses penerapan ilmu dan seni untuk menyusun rencana, mengimplementasikan rencana, mengoordinasikan dan menyelesaikan aktivitas-aktivitas pelayanan demi tercapainya… selengkapnya
Rp 81.000 Rp 91.000Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Pengarang: Bradley Setiyadi,S.Pt.M.Pd & Rahmalia,S.Pd.M.Pd Kertas: Bookpaper Isi: 112 Halaman ISBN: 978-623-6003-44-2 Tahun: 2021 Penerbit:… selengkapnya
Rp 50.000Bisnis E-commerce atau perdagangan elektronik merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, dan… selengkapnya
Rp 127.710 Rp 141.900Penyusunan buku ini mengacu pada standar materi perkuliahan sosiologi pedesaan sesuai Kurikulum yang telah ditetapkan di Departemen Sosiologi FISIP. Hal… selengkapnya
Rp 95.000Hegemoni budaya merujuk pada dominasi kelas penguasa terhadap masyarakat yang memiliki keragaman budaya. Kelas penguasa tersebut membentuk atau memanipulasi budaya… selengkapnya
Rp 50.000Ilmu Ekonomi Perusahaan Peternakan Pengarang: Prayogi Sunu Editor: Aep Syaiful Hamidin Kertas: Bookpaper Ukuran: A5 ISBN: 978-602-5717-65-9 Tahun terbit: 2019… selengkapnya
Rp 50.900 Rp 55.900

Saat ini belum tersedia komentar.