● online
- Budgeting: Perencanaan, Pengkoordinasian dan Penga
- Kesehatan Perempuan dan Perencanaan Keluarga
- Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
- Sintaksis Bahasa Indonesia - Christian A.T
- Strategi Pemasaran Bisnis E-Commerce
- Pembelajaran PPKN di SD MI Kelas Rendah
- Sosiologi Pembangunan Desa
- Capita Selecta Tata Hukum Indonesia
Pelaksanaan Pembangunan Desa
Perlu diketahui bahwa pelaksanaan pembangunan Desa yang berskala lokal dikelola melalui swakelola Desa, kerja sama antar Desa dan/atau kerjasama Desa dengan pihak ketiga. Kepala Desa mengkoordinasikan persiapan dan pelaksanaan pembangunan Desa terhitung sejak ditetapkan APB Desa. Pembangunan Desa yang bersumber dari program sektoral dan/atau program daerah, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, atau Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Dalam hal ketentuan menyatakan pelaksanaan program sektor dan/atau program daerah diintegrasikan ke dalam pembangunan Desa, program sektor dan/atau program daerah di Desa dicatat dalam APB Desa. dan dalam hal ketentuan menyatakan pelaksanaan program sektor dan/atau program daerah didelegasikan kepada Desa, maka Desa mempunyai kewenangan untuk mengurus. Pelaksanaan program sektor dan/atau program daerah dibahas dan disepakati dalam musyawarah Desa yang diselenggarakan oleh BPD.
Kemudian juga, dalam hal pembahasan dalam musyawarah Desa tidak menyepakati teknis pelaksanaan program sektor dan/ atau program daerah, kepala Desa dapat mengajukan keberatan atas bagian dari teknis pelaksanaan yang tidak disepakati, disertai dasar pertimbangan keberatan dimaksud kepada bupati/ walikota.
Kepala Desa mengokordinasikan pelaksanaan program sektor dan/atau program daerah yang didelegasikan pelaksanaannya kepada Desa.Pelaksanaan program sektor dan/atau program daerah dilakukan oleh perangkat desa dan/atau unsur masyarakat Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berikut merupakan tahapan dalam pembangunan desa:
Tahapan persiapan meliputi penetapan pelaksana kegiatan, penyusunan rencana kerja, sosialisasi kegiatan, pembekalan pelaksana kegiatan, penyiapan dokumen administrasi, pengadaan tenaga kerja, dan pengadaan bahan/material.
Penetapan Pelaksana Kegiatan, Kepala Desa memeriksa daftar calon pelaksana kegiatan yang tercantum dalam dokumen RKP Desa yang ditetapkan dalam APB Desa, dan menetapkan pelaksana kegiatan dengan keputusan kepala Desa. Dalam hal pelaksana kegiatan mengundurkan diri, pindah domisili keluar Desa, dan/atau dikenai sanksi pidana kepala Desa dapat mengubah pelaksana kegiatan. Pelaksana kegiatan bertugas membantu kepala Desa dalam tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan kegiatan.
Penyusunan Rencana Kerja, Pelaksana kegiatan menyusun rencana kerja bersama kepala Desa, yang memuat antara lain uraian kegiatan, biaya, waktu pelaksanaan, lokasi, kelompok sasaran, tenaga kerja, dan daftar pelaksana kegiatan.
Sosialisasi Kegiatan, Kepala desa menginformasikan dokumen RKP Desa, APB Desa dan rencana kerja kepada masyarakat melalui sosialisasi kegiatan, dilakukan antara lain melalui musyawarah pelaksanaan kegiatan desa, musyawarah dusun, musyawarah kelompok, sistem informasi Desa berbasis website, papan informasi desa, dan media lain sesuai kondisi Desa.
Pembekalan Pelaksana Kegiatan, Kepala Desa mengoordinasikan pembekalan pelaksana kegiatan di Desa. Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan/atau pemerintah daerah kabupaten/kota melaksanakan pembekalan dilakukan dengan pembimbingan teknis.
Peserta pembimbingan teknis antara lain meliputi kepala Desa, perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa, pelaksana kegiatan, panitia pengadaan barang dan jasa, kader pemberdayaan masyarakat Desa, dan lembaga pemberdayaan masyarakat.
Pembekalan untuk Tim Pelaksana meliputi, antara lain pengelolaan keuangan Desa, penyelenggaraan pemerintahan Desa, dan pembangunan Desa.
Penyiapan Dokumen Administrasi Kegiatan, Pelaksana kegiatan melakukan penyiapan dokumen administrasi kegiatan dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa.
Pengadaan Tenaga Kerja dan Bahan/Material, Pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa mengutamakan pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa serta mendayagunakan swadaya dan gotong royong masyarakat. Pelaksana kegiatan
mendayagunakan sumber daya manusia yang ada di Desa.
Tahapan Pelaksanaan Kegiatan, Kepala Desa mengkoordinasikan tahapan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya meliputi rapat kerja dengan pelaksana kegiatan, pemeriksaan pelaksanaan kegiatan infrastruktur Desa, perubahan pelaksanaan kegiatan, pengelolaan pengaduan dan penyelesaian masalah, penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegiatan, musyawarah pelaksanaan kegiatan Desa dalam
rangka pertanggungjawaban hasil pelaksanaan kegiatan, dan pelestarian dan pemanfaatan hasil kegiatan.
Rapat Kerja Pelaksana Kegiatan, Kepala Desa menyelenggarakan rapat kerja pelaksana kegiatan dalam rangka pembahasan tentang perkembangan pelaksanaan kegiatan, yang telah dilaporkan oleh Tim Pelaksana Kegiatan. Rapat kerja dilaksanakan sekurang-kurangnya
(tiga) tahap mengikuti tahapan pencairan dana Desa yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara.
Pemeriksaan Kegiatan Infrastruktur Desa, Kepala Desa mengokordinasikan pemeriksaan tahap perkembangan dan tahap akhir kegiatan infrastruktur Desa. Pemeriksaan dapat dibantu oleh tenaga ahli di bidang pembangunan infrastruktur sesuai dengan dokumen RKP Desa.
Perubahan Pelaksanaan Kegiatan, Pemerintah daerah kabupaten/kota menetapkan peraturan tentang kejadian khusus yang berdampak pada perubahan pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa dalam pembangunan desa dalam hal terjadi kenaikan harga yang tidak wajar, kelangkaan bahan material; dan/atau terjadi peristiwa khusus seperti bencana alam, kebakaran, banjir dan/atau kerusuhan sosial.
Pengelolaan Pengaduan dan Penyelesaian Masalah, Kepala Desa mengokordinasikan penanganan pengaduan masyarakat dan penyelesaian masalah dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa.
Penyusunan Laporan Pelaksanaan Kegiatan, Pelaksana kegiatan menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan kegiatan kepada kepala Desa. Penyampaian laporan disesuaikan dengan jenis kegiatan dan tahapan penyaluran dana kegiatan. Laporan kegiatan disusun
berdasarkan pertanggungjawaban terhadap penggunaan dana yang diterima dan tahapan perkembangan pelaksanaan kegiatan.
Sumber: Rendy Adiwilaga, Sistem Pemerintahan Desa di Indonesia. Penerbit Manggu: Bandung. Hal 179-190.
Tags: Pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembangunan Desa, pemerintahan desa
Pelaksanaan Pembangunan Desa
Beberapa langkah dalam konseling anak-anak yang mengalami kekerasan secara fisik dan emosi lewat terapi bermain: Membangun suasana anak KDRT melalui... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pemerintahan berasal dari kata perintah yang telah ditambah awalan pe menjadi perintah, dan ketiga ditambah akhiran an menjadi... selengkapnya
Indonesia, dengan sejarahnya yang kaya, menyimpan cerita-cerita gemilang tentang berbagai kerajaan yang pernah berdiri di tanah Nusantara. Salah satunya adalah... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Marketing memegang peran sangat penting dalam dunia bisnis. Setiap perusahaan atau pebisnis sangat penting untuk memiliki strategi yang... selengkapnya
Kecipir. Sebagian masyarakat mungkin sudah banyak yang kenal. Namun, banyak juga yang belum begitu kenal. Mereka lebih mengenal jaat (Sunda).... selengkapnya
Arktik adalah salah satu dari dua ekosistem kutub di dunia, yang lain adalah Antartika. Kedua wilayah ini memiliki pesona alam... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Masa anak-anak adalah masa ketika seseorang memiliki sifat imitasi atau meniru apa yang ia lihat, dan ia dengar.... selengkapnya
Manajemen kerelasian pelanggan adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan... selengkapnya
Indonesia adalah ruang besar tempat berbagai kebudayaan tumbuh dan berkembang. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki bahasa, tradisi, kesenian,... selengkapnya
Mengapa Literasi Keuangan Penting? Pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari tak terbantahkan. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan lembaga... selengkapnya
Bagaimana jika keberhasilan sebuah pembelajaran sesungguhnya ditentukan jauh sebelum guru memasuki ruang kelas? Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa perencanaan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHukum Agraria ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan bacaan di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah… selengkapnya
Rp 85.000Problematika hukum Islam adalah permasalahan umum yang terjadi disekitar masyarakat dan dibahas berdasarkan hukum-hukum/konsep Islam. Problematika hukum Islam menjawab permasalahan-permasalahan… selengkapnya
Rp 20.000 Rp 25.000Ilmu Ekonomi Makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi Makro dapat digunakan… selengkapnya
Rp 120.000Ketika kekuasaan memiliki batas, siapa yang menjaganya? Ketika kebebasan memiliki tanggung jawab, siapa yang menjaminnya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMateri-materi dalam buku ajar ini adalah hasil dari studi analisis kebutuhan mahasiswa program studi geografi yang meliputi materi yang berhubungan… selengkapnya
Rp 53.000 Rp 60.000Buku Sistem pemerintahan desa di Indonesia membahas sejarah desa, kedudukan, kewenangan dan dinamika yang melingkupi desa, susunan pemerintahan desa, mekanisme… selengkapnya
Rp 70.000 Rp 81.000Peran penting UMKM dalam perekonomian nasional sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Di tengah dinamika kehidupan modern, tempat-tempat umum seperti pasar, terminal, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, hingga kawasan rekreasi menjadi titik… selengkapnya
Rp 75.000Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang gaya bahasanya sangat dipengaruhi oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait…. selengkapnya
Rp 15.000 Rp 20.000






Saat ini belum tersedia komentar.