● online
Visi Pembangunan Nasional
Visi nasional pembangunan jangka panjang adalah terciptanya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia dan masyarakat yang makin sejahtera dalam pembangunan yang berkelanjutan didorong oleh perekonomian yang makin maju, mandiri, dan merata di seluruh wilayah didukung oleh penyediaan infrastruktur yang memadai serta makin kokohnya kesatuan dan persatuan bangsa yang dijiwai oleh karakter yang tangguh dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diselenggarakan dengan demokrasi [yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila] sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjunjung tegaknya supremasi hukum.
Berdasarkan kondisi bangsa Indonesia saat ini, tantangan yang dihadapi dalam 20 tahunan dengan memperhitungkan modal dasar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan amanat pembangunan yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, maka telah ditetapkan visi pembangunan nasional tahun 2005–2025, yakni: Indonesia Yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur.
Visi pembangunan nasional tahun 2005–2025 itu mengarah pada pencapaian tujuan nasional, seperti tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Visi pembangunan nasional tersebut harus dapat diukur untuk dapat mengetahui tingkat kemandirian, kemajuan, keadilan dan kemakmuran yang ingin dicapai (UU No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025).
Kemandirian adalah hakikat dari kemerdekaan, yaitu hak setiap bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri dan menentukan apa yang terbaik bagi diri bangsanya. Oleh karena itu, pembangunan, sebagai usaha untuk mengisi kemerdekaan, haruslah pula merupakan upaya membangun kemandirian. Kemandirian bukanlah kemandirian dalam keterisolasian.
Kemandirian mengenal adanya kondisi saling ketergantungan yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat, baik dalam suatu negara maupun bangsa. Terlebih lagi dalam era globalisasi dan perdagangan bebas ketergantungan antarbangsa semakin kuat. Kemandirian yang demikian adalah paham yang proaktif dan bukan reaktif atau defensif.
Kemandirian merupakan konsep yang dinamis karena mengenali bahwa kehidupan dan kondisi saling ketergantungan senantiasa berubah, baik konstelasinya, perimbangannya, maupun nilai-nilai yang mendasari dan mempengaruhinya. Bangsa mandiri adalah bangsa yang mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang telah maju dengan mengandalkan pada kemampuan dan kekuatan sendiri. Oleh karena itu, untuk membangun kemandirian, mutlak harus dibangun kemajuan ekonomi. Kemampuan untuk berdaya saing menjadi kunci untuk mencapai kemajuan sekaligus kemandirian.
BACA JUGA:
Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Nasional, Daerah, dan Desa
Kemandirian suatu bangsa tercermin, antara lain, pada ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan dan kemajuan pembangunannya; kemandirian aparatur pemerintah dan aparatur penegak hukum dalam menjalankan tugasnya; ketergantungan pembiayaan pembangunan yang bersumber dari dalam negeri yang makin kokoh sehingga ketergantungan kepada sumber dari luar negeri menjadi kecil; dan kemampuan memenuhi sendiri kebutuhan pokok. Apabila karena sumber daya alam tidak lagi memungkinkan, kelemahan itu diimbangi dengan keunggulan lain sehingga tidak membuat ketergantungan dan kerawanan serta mempunyai daya tahan tinggi terhadap perkembangan dan gejolak ekonomi dunia.
Secara lebih mendasar lagi, kemandirian sesungguhnya mencerminkan sikap seseorang atau sebuah bangsa mengenai dirinya, masyarakatnya, serta semangatnya dalam menghadapi tantangan-tantangan. Karena menyangkut sikap, kemandirian pada dasarnya adalah masalah budaya dalam arti seluasluasnya. Sikap kemandirian harus dicerminkan dalam setiap aspek kehidupan, baik hukum, ekonomi, politik, sosial budaya, maupun pertahanan keamanan. Tingkat kemajuan suatu bangsa dinilai berdasarkan berbagai ukuran.
Ditinjau dari indikator sosial, tingkat kemajuan suatu negara diukur dari kualitas sumber daya manusianya. Suatu bangsa dikatakan makin maju apabila sumber daya manusianya memiliki kepribadian bangsa, berakhlak mulia, dan berkualitas pendidikan yang tinggi. Tingginya kualitas pendidikan penduduknya ditandai oleh makin menurunnya tingkat pendidikan terendah serta meningkatnya partisipasi pendidikan dan jumlah tenaga ahli serta profesional yang dihasilkan oleh sistem pendidikan.
Sumber: Muhamad Mu’iz Raharjo, Perencanaan Pembangunan Nasional, Daerah dan Desa. Penerbit Manggu: Bandung.
Tags: Pembangunan Daerah, Pembangunan Desa, Pembangunan Nasional, Visi Pembangunan Nasional
Visi Pembangunan Nasional
Keraton Kasunanan, sebuah kerajaan Jawa yang merajai daerah tersebut beberapa abad yang lalu, menjadi simbol budaya dan sejarah Kota Solo.... selengkapnya
Paguyuban Pasundan (ejaan aslinya Pagoejoeban Pasoendan) adalah organisasi kesundaan yang berdiri sejak tanggal 20 Juli 1913, sehingga menjadi salah satu... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Berjalannya pendidikan harus tertata oleh aturan atau program agar tercapai kepada tujuan pendidikan itu sendiri. Program tersebut digunakan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Tujuan negara yang diuraikan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Berkaitan dengan tujuan... selengkapnya
Hubungan antara nenek, kakek, dan cucu seringkali dipenuhi dengan kehangatan dan kasih sayang yang tak terukur. Cucu-cucu sering menjadi pusat... selengkapnya
Makanan pedas telah menjadi pilihan kuliner yang dicintai oleh sebagian besar orang di seluruh dunia. Namun, ada juga yang memilih... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Keadaan Tuhan masih saja diperdebatkan belakangan ini. Sudah sangat jelas dengan jawaban itu, adanya seluruh alam ini diciptakan... selengkapnya
Pendidikan bukan hanya tentang penguasaan materi pelajaran, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan moralitas. Remaja adalah kelompok usia yang sangat... selengkapnya
Perekonomian Indonesia merupakan salah satu topik penting dalam kajian ilmu ekonomi dan pembangunan. Sebagai negara berkembang dengan sumber daya alam... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan salah satu hal yang wajib adanya dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan kita dapat meraih apa yang... selengkapnya
Manajemen pemasaran merupakan proses penetapan tujuan-tujuan pemasaran produk bagi suatu organisasi, perencanaan, dan pelaksanaan aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, dan… selengkapnya
Rp 60.300 Rp 67.000Pembangunan yang tidak berorientasi pada kesejahteraan publik akan kehilangan legitimasi sosial dan bisa memicu krisis sosial-politik. Oleh karena itu, kesejahteraan… selengkapnya
Rp 92.000Data-data dan gambaran perspektif kasar yang ditulis di buku ini sesungguhnya ‘residu’ atau potongan yang tercecer dari disertasi, yang berkat… selengkapnya
Rp 75.000Bisnis E-commerce atau perdagangan elektronik merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, dan… selengkapnya
Rp 127.710 Rp 141.900Kamus Air Pengarang: Bambang Hari Prabowo, ST. MT. ISBN: 978-602-5717-67-3 Kertas: Bookpaper Isi: 180 Halaman Terbit: 2019 Penerbit: Manggu Makmur… selengkapnya
Rp 35.000Imunoserologi adalah bidang ilmu kedokteran yang mempelajari: Identifikasi terhadap antibodi yaitu protein yang dibuat dari sel darah putih yang berespon… selengkapnya
Rp 57.000 Rp 65.000Istilah politik hukum merujuk pada arah, kebijakan, dan strategi negara dalam membentuk dan menyelenggarakan hukum sebagai sarana untuk mencapai tujuan… selengkapnya
Rp 105.000Penyuluhan pertanian adalah upaya yang dilakukan dalam rangka mengubah perilaku petani dan keluarganya, agar mereka mengetahui dan mempunyai kemauan serta… selengkapnya
Rp 60.300 Rp 67.000Evaluasi bukan lagi sekadar memberi nilai—melainkan kunci untuk membentuk pembelajaran yang mengubah cara mahasiswa berpikir, bertumbuh, dan berhasil. Buku ini… selengkapnya
Rp 67.000Politik pada hakikatnya bukan sekadar proses perebutan jabatan atau kompetisi elektoral, melainkan ruang interaksi berbagai kepentingan yang melibatkan individu, kelompok,… selengkapnya
Rp 67.000



Saat ini belum tersedia komentar.