Beranda » Blog » Koperasi dan UMKM

Koperasi dan UMKM

Diposting pada 29 Juni 2023 oleh manggustore / Dilihat: 127 kali / Kategori:

MANGGUSTORE.COM – Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip Gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Selanjutnya koperasi memiliki karakter sebagai berikut:

Ekonomi Koperasi dan UMKM ori

Ekonomi Koperasi dan UMKN (Ahmad Agung)

BELI

  1. Oragnisasi bisnis.
  2. Dioperasikan orang-seorang.
  3. Untuk kepentingan bersama.
  4. Ekonomi rakyat.
  5. Berasaskan kekeluargaan. (Bambang Agus, Erwin Permana, 2017:1’).

BACA:

Pesantren Sebagai Penggerak Ekonomi Umat

Kontribusi koperasi dan UMKM terhadap perluasan lapangan kerja, pemerataan, dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan stabilitas nasional tidak diragukan lagi. Berdasarkan data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengan (KUKM) tahun 2018, jumlah pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99.99%  dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Mengingat besarnya kontribusi koperasi, UMKM dalam perekonomian nasional, maka sudah selayaknya memperoleh keberpihakan politik ekonomi yang lebih memberikan kemudahan, dukungan, perlindungan, dan pemberdayaan. (Sukardi, 2021:160)

Teori dan Implementasi Kewirausahaan UMKM

Teori dan Implementasi Kewirausahaan UMKM

BELI

Kondisi perekonomian di Negara Indonesia, dari tahun ke tahun telihat mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada sektor usaha perbaikan di sektor perekonomian global yang dapat dinilai menjadi faktor untuk mendorong meningkatnya pertumbuhan, ekonomi negara Indonesia.

Koperasi merupakan bagian pelaku dari sektor ekonomi yang sudah didambakan untuk dijadikan tokoh utama perekonomian nasional sampai hari ini yang masih jauh dari yang telah ada di harapan. Faktor seperti ini merupakan, sebab dari adanya undang-undang yang dipakai tidak mempunyai tempat untuk membangun suatu koperasi yang dapat dikatakan mandiri dan sehat. Faktor lain berasal dari kebijakan untuk kepelatihan perkoperasian ini yang masih mengandalkan uluran tangan dari pemerintah yang berakibat menumbuhkan  rasa bergantung yang akhirnya menghambat daya kreatifitas yang tinggi menjadi angan-angan saja sehingga membuat diri sendiri menjadi tidak percaya diri akan kemampuan yang dimiliki. (Reza Nurul, dkk, 2021:172)

Manajemen Koperasi Syariah

Manajemen Koperasi Syariah: Dari Teori ke Praktik (Penerbit Manggu)

BELI

 

Pemetaan Potensi Pesantren di Jawa Barat

BELI

Tags: , ,

Bagikan ke

Koperasi dan UMKM

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Koperasi dan UMKM

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: